Metadata

Metadata dapat diartikan sebagai "data tentang data (spasial)", berisikan informasi mengenai karakteristik data dan memegang peran penting di dalam mekanisme pertukaran data. Melalui informasi metadata diharapkan pengguna data dapat mengintepretasikan data secara sama, bilamana pengguna melihat langsung data spasialnya. Dokumen metadata berisikan informasi yang menjelaskan karakteristik data terutama isi, kwalitas, kondisi dan cara perolehannya. Metadata dipergunakan untuk melakukan dokumentasi data spasial yang berhubungan tentang siapa, apa, kapan, dimana, dan bagaimana data spasial dipersiapkan.


Dari pembuatan metadata ini di harapkan mampu memberi manfaat, berikut adalah manfaat dan kegunaan dari metadata, yaitu:

  1. Sebagai alat/tool pengelolaan investasi (data) seperti melakukan monitoring kemajuan pelaksanaan pekerjaan pembangunan data spasial, mendokumentasikan data data yang ada (selesai dikerjakan), menginformasikan data data yang dimiliki untuk dapat dimanfaatkan oleh pihak lain dan melakukan estimasi rencana kerja pengumpulan data dikemudian hari.
  2. Sarana untuk menyebarluaskan kepemilikan data melalui mekanisme clearinghouse. Metadata merupakan faktor penting dalam konsep pemanfaatan data spasial bersama (data sharing).
  3. Memberikan penjelasan (informasi) kepada pengguna data tentang tata cara pemrosesan dan mengintepretasikannya.
  4. Metadata juga mengandung (berisikan) istilah istilah baku yang dipakai dalam kasanah data spasial. Dengan pembakuan istilah, kesalahan arti dalam penuturan data spasial dapat dihindari.
Untuk mencapai tujuan tersebut di atas, maka penyusunan metadata harus dipersiapkan dengan mempertimbangkan berbagai hal sedemikian hingga produk informasi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak. Informasi metadata ditetapkan berdasarkan 4 (empat) karakteristik yang menentukan peranan dari metadata, yaitu:
  1. Ketersediaan - informasi yang diperlukan untuk mengetahui ketersediaan data
  2. Penggunaan - informasi yang diperlukan untuk mengetahui kegunaan data
  3. Akses - informasi yang diperlukan tentang tatacara mendapatkan data
  4. Transfer - informasi yang diperlukan untuk mengolah dan menggunakan data.
Pada tingkat global, terdapat beberapa tingkatan metadata yang biasa digunakan, yaitu :
  1. Discovery metadata adalah informasi minimum yang diberikan untuk menjelaskan isi dari sumber data. Jenis metadata ini tentu saja tidak dapat memenuhi kategori metadata yang bisa diaplikasikan pada tingkat internasional.
  2. Exploration metadata adalah informasi yang lebih detil yang diberikan dalam menjelaskan isi dari sumber data. Jenis metadata ini diharapkan dapat membantu pengguna data untuk keperluan analisis
  3. Exploitation metadata adalah metadata yang memuat informasi akses data, transfer data, load data, menginterpretasikan data dan penggunaan data untuk suatu aplikasi.
Unsur-unsur metadata yang ditetapkan berdasarkan Standar FGDC dikelompokkan sebagai berikut :
  1. INFORMASI IDENTIFIKASI DATA, Informasi identifikasi memberikan informasi dasar tentang data, termasuk didalamnya adalah informasi judul, cakupan area, dan aturan untuk menggunakan data. Unsur-unsur metadata yang termasuk didalamnya adalah hal-hal yang diperlukan untuk mengidentifikasi data, yaitu : Sitasi, deskripsi, periode waktu pembuatan, status, spasial domain, kata kunci, batasan akses dan batasan penggunaan data. Informasi identifikasi merupakan keharusan dalam penyusunan suatu metadata.
  2. INFORMASI KUALITAS DATA, Informasi kualitas data memberikan informasi umum tentang kualitas data.
  3. INFORMASI PENGORGANISASIAN DATA, Informasi pengorganisasian data spasial menunjukan tatacara yang digunakan untuk menyajikan informasi spasial dalam suatu data. Kategori metadata ini menjelaskan tentang objek titik, vector dan raster. Unsur-unsur yang berkaitan langsung dengan acuan spasial sangat diperlukan. Unsur-unsur yang tidak langsung berkaitan dengan acuan spasial hanya digunakan untuk kategori tertentu.
  4. INFORMASI ACUAN SPASIAL, Informasi acuan spasial menjelaskan kerangka acuan koordinat dari suatu data.
  5. INFORMASI ENTITAS DAN ATRIBUT, Unsur entitas dan atribut memberikan informasi tentang isi informasi data, termasuk jenis entity, atribut, dan domain untuk mendapatkan besaran atribut data.
  6. INFORMASI PENDISTRIBUSIAN, Informasi pendistribusian memberikan informasi tentang nama institusi yang mendistribusikan dan tatacara untuk mendapatkan data.
  7. INFORMASI ACUAN METADATA, Unsur ini memberikan informasi tentang informasi metadata. Informasi yang terkandung didalamnya termasuk tanggal pembuatan metadata, kontak, standar dan versi metadata. Informasi acuan metadata merupakan unsur yang harus tersedia dari suatu metadata.